Friday, July 22, 2011

Siapakah orang yang paling SIBUK???

Siapakah orang yang paling sibuk?Orang yang paling sibuk adalah orang yang suka menyepelekan waktu sholatnya, seolah-olah ia harus mengurus kerajaan sebesar kerajaan Nabi Sulaiman a.sSiapakah orang yang manis senyumannya? Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ditimpa musibah lalu dia berkata "Inna lillahi wainna illaihi rajiuun." Lalu sambil berkata,"Ya Rabb, Aku ridha dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir senyuman.Siapakah orang yang kaya? Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini. Siapakah orang yang miskin? Orang yang miskin adalah orang yang tidak puas dengan nikmat yang ada, selalu memperbanyakan harta.Siapakah orang yang rugi? Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadah dan amal-amal kebaikan.Siapakah orang yang paling cantik? Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas? Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan di mana kuburnya akan diperluaskan sejauh mata memandang.Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit? Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikan lalu kuburnya menghimpitnya.Siapakah orang yang mempunyai akal? Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelakkarena telah menggunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka

Thursday, June 23, 2011

Hasil pengamatan terhadap gejala efek fotolistrik


Hasil pengamatan terhadap gejala efek fotolistrik memunculkan sejumlah fakta yang merupakan karakteristik dari efek fotolistrik. Karakteristik itu adalah sebagai berikut.

1.      hanya cahaya yang sesuai (yang memiliki frekuensi yang lebih besar dari frekuensi tertentu saja) yang memungkinkan lepasnya elektron dari pelat logam atau menyebabkan terjadi efek fotolistrik (yang ditandai dengan terdeteksinya arus listrik pada kawat). Frekuensi tertentu dari cahaya dimana elektron terlepas dari permukaan logam disebut frekuensi ambang logam. Frekuensi ini berbeda-beda untuk setiap logam dan merupakan karakteristik dari logam itu.
2.      ketika cahaya yang digunakan dapat menghasilkan efek fotolistrik, penambahan intensitas cahaya dibarengi pula dengan pertambahan jumlah elektron yang terlepas dari pelat logam (yang ditandai dengan arus listrik yang bertambah besar). Tetapi, Efek fotolistrik tidak terjadi untuk cahaya dengan frekuensi yang lebih kecil dari frekuensi ambang meskipun intensitas cahaya diperbesar.
3.      ketika terjadi efek fotolistrik, arus listrik terdeteksi pada rangkaian kawat segera setelah cahaya yang sesuai disinari pada pelat logam. Ini berarti hampir tidak ada selang waktu elektron terbebas dari permukaan logam setelah logam disinari cahaya.

Karakteristik dari efek fotolistrik di atas tidak dapat dijelaskan menggunakan teori gelombang cahaya. Diperlukan cara pandang baru dalam mendeskripsikan cahaya dimana cahaya tidak dipandang sebagai gelombang yang dapat memiliki energi yang kontinu.

Perangkat teori yang menggambarkan cahaya bukan sebagai gelombang tersedia melalui konsep energi diskrit atau terkuantisasi yang dikembangkan oleh Planck dan terbukti sesuai untuk menjelaskan spektrum radiasi kalor benda hitam. Konsep energi yang terkuantisasi ini digunakan oleh Einstein untuk menjelaskan terjadinya efek fotolistrik. Di sini, cahaya dipandang sebagai kuantum energi yang hanya memiliki energi yang diskrit bukan kontinu yang dinyatakan sebagai E =hf.

Efek Compton dan sifat gelombang dari partikel

Efek Compton
            Pada efek fotolistrik, cahaya dapat dipandang sebagai kuantum energi dengan energi yang diskrit. Kuantum energi tidak dapat digambarkan sebagai gelombang tetapi lebih mendekati bentuk partikel. Partikel cahaya dalam bentuk kuantum dikenal dengan sebutan foton. Pandangan cahaya sebagai foton diperkuat lagi melalui gejala yang dikenal sebagai efek Compton.
            Jika seberkas sinar-X ditembakkan ke sebuah elektron bebas yang diam, sinar-X akan mengalami perubahan panjang gelombang dimana panjang gelombang sinar-X menjadi lebih besar. Gejala ini dikenal sebagai efek Compton, sesuai dengan nama penemunya, yaitu Arthur Holly Compton.
Sinar-X digambarkan sebagai foton yang bertumbukan dengan elektron (seperti halnya dua bola bilyar yang bertumbukan). Elektron bebas yang diam menyerap sebagian energi foton sehingga
bergerak ke arah membentuk sudut terhadap arah foton mula-mula. Foton yang menumbuk elektron pun terhambur dengan sudutθ terhadap arah semula dan panjang gelombangnya menjadi lebih besar.


Sifat Gelombang Dari Partikel
Untuk menjelaskan dan menemukan teori yang sesuai dengan spektrum radiasi kalor benda hitam, efek fotolistrik, dan efek Compton, maka cahaya yang sebelumnya diyakini sebagai gejala
gelombang dipandang sebagai partikel. Ini menunjukkan cahaya memiliki sifat dualisme, yaitu dapat dipandang sebagai gelombang dan juga partikel. Secara umum, sifat gelombang dicirikan dengan frekuensi dan panjang gelombang sedangkan sifat partikel dicirikan dengan
kecepatan gerak. Jika cahaya dapat dipandang sebagai partikel, maka seharusnya partikel pun (misalnya, elektron) dapat dipandang sebagai gelombang. Kaidah ini disebut dualisme gelombang-partikel.

Partikel yang dapat dipandang memiliki sifat gelombang dianggap memiliki suatu panjang gelombang. Panjang gelombang ini disebut panjang gelombang de Broglie, sesuai dengan nama pencetus gagasan ini, yaitu Louis de Broglie. Menurut de Broglie, sebuah partikel yang bergerak dapat dianggap memiliki sifat gelombang yang terkait dengan kecepatan geraknya. Secara matematis dapat dituliskan bahwa jika sebuah partikel dengan massam bergerak dengan kecepatan v, panjang gelombang de Broglie dari partikel itu adalah λ = h/mv
Teori de Broglie terbukti keabsahannya dengan teramatinya gejala difraksi elektron pada kisi kristal. Ini membuktikan bahwa elektron dapat juga berperilaku sebagai gelombang yang dapat mengalami difraksi. Dengan demikian, dualisme gelombang-partikel merupakan sebuah gejala alam.

Sunday, May 29, 2011

Alat-alat Optik

Anda memiliki kamera? Meskipun Anda tidak memiliki kamera, tetapi setidaknya Anda pasti pernah berhadapan dengan kamera, yakni ketika Anda difoto. Pernahkah Anda bertanya, bagaimana kamera itu bekerja?
Kamera merupakan salah satu alat optik. Dewasa ini, seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, kualitas gambar yang dihasilkan kamera semakin baik. Hasil foto pun dapat diolah lagi. Ketika Anda difoto dengan latar belakang rumah Anda, hal tersebut dapat disulap menjadi berlatar belakang menara Pissa atau Istana Negara. Hal ini tidak terlepas dari berkembangnya kamera digital yang hasilnya dapat dibaca dan diolah dengan bantuan komputer.
Bukan hanya kamera yang termasuk alat optik, tetapi masih terdapat banyak benda yang termasuk alat optik, seperti lup, mikroskop, dan teropong. Bahkan, mata kita juga termasuk ke dalam alat optik. Bahkan, mata merupakan alat optik ciptaan Tuhan yang tiada ternilai harganya. Anda dapat menikmati keindahan dunia berkat mata. Anda juga dapat membaca tulisan ini karena mata. Oleh karena itu, bersyukurlah kepada Tuhan. Apakah Anda tahu bagaimana alat optik bekerja? Jika Anda menggunakan kacamata, bagaimanakah cara kerja kacamata sehingga Anda dapat melihat seperti mata normal?

Monday, May 23, 2011

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Mata Pelajaran                        : Fisika
Kelas/Semester                        : X/2 (dua)
Pertemuan Ke-                        : 1
Alokasi Waktu                        : 1 jam pelajaran (2x40 menit)

Standar Kompetensi            
7. Menerapkan konsep kelistrikan dalam berbagai penyelesaian masalah dan berbagai produk teknologi

Kompetensi Dasar                
7.1 Mengidentifikasi penerapan listrik AC dan DC dalam kehidupan sehari-hari


Indikator
Ø  Membedakan tegangan DC dan tegangan AC dalam bentuk grafik misalnya yang dihasilkan osiloskop
Ø  Menjelaskan bentuk rangkaian AC yang digunakan dalam rumah-rumah
Ø  Menunjukkan penerapan listrik AC dan DC dalam kehidupan sehari-hari.

I. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat :
Ø  Siswa dapat mengidentifikasi perbedaan antara tegangan DC dan tegangan AC
Ø  Menjelaskan bentuk rangkaian AC yang digunakan dalam rumah-rumah
Ø  Menunjukkan penerapan listrik AC dan DC dalam kehidupan sehari-hari.

II. Materi Pokok :
Listrik Dinamis



III. Materi Ajar
Ø  Tegangan Arus Bolak Balik (AC)
Ø  Tegangan Arus Searah (DC)


III. Strategi, Metode dan Pendekatan Pembelajaran :
Strategi Pembelajaran       : Menggunakan strategi ”kooperatif learning”
Metode                              : Direct Instruction/Pengajaran Langsung
Media Pembelajaran           : Buku Pelajaran yang Relevan

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran

a.      Pendahuluan
Guru membuka pelajaran dan diteruskan dengan tanya jawab mengenai tegangan AC dan penggunaan tegangan AC dalam kehidupan sehari-hari dan kesiapan pelajaran yang akan dipelajari.

b.      Kegiatan Inti
Ø  Guru  Menjelaskan definisi dan konsep tentang  tegangan AC dan DC, beserta contoh dalam aplikasi kehidupan sehari-hari
Ø  Guru memberikan latihan kepada siswa  dengan  diskusi kelompok
Ø  Guru memantau /membimbing siswa dalam kegiatan diskusi
Ø  Guru memeriksa kinerja siswa dalam berdiskusi
Ø  Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas .
Ø  Guru memberikan penguatan atas presentasi yang di lakukan siswa dan memberikan nilai.

c.       Kegiatan Akhir
Dengan cara tanya jawab siswa menyimpulkan dan guru memberi penekanan pada materi yang telah dipelajari, diteruskan dengan pemberian tugas mandiri, tugas kelompok, serta membaca dan memahami materi berikutnya.


V. Sumber Belajar
Sumber : Buku Fisika SMA 1A
Sarana/media : Proyektor,  slide,

VI. Penilaian
Ø  Pengamatan keaktifan siswa dalam menjawab pertanyaan saat tanya jawab atau diskusi, kinerja keterampilan dalam melakukan peragaan serta penilaian sikap, minat dan tingkah laku siswa di dalam kelas.
Ø  Presentasi di depan kelas.


Rotasi Benda Tegar

Pada bab ini akan dibahas tentang dinamika rotasi benda tegar. Benda tegar adalah sistem yang terdiri atas banyak partikel dan jarak antarpartikeltersebut tetap. Sistem benda titik dan benda tegar berbeda. Kita akanmembahas apa yang terjadi pada benda tegar bila dikenai gaya. Bendategar memiliki sebuah titik yang disebut titik pusat massa. Gerakan pusat massa benda tegar seperti gerakan benda titik. Momen inersia setara dengan massa pada gerak translasi. Benda yang berotasi memiliki kecepatan sudut dan tenaga kinetik rotasi, sedangkan benda yang bertranslasi memiliki kecepatan linear dan tenaga kinetik translasi.

Radiasi Benda Hitam

Energi yang sangat besar saat ini adalah energi dari cahaya matahari. Cahaya matahari inilah yang merupakan contoh radiasi benda hitam yang dapat memunculkan energi sampai bumi. Mengapa benda bisa mengalami radiasi? Besaran-besaran apa saja yang mempengaruhi radiasi? Bagaimana teori-teori yang mendukung?
Pertanyaan-pertanyaan diatas yang dapat kalian pelajari pada bab ini oleh sebab itu setelah belajar bab ini diharapkan kalian dapat :
1. menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi radiasi benda,
2. menentukan pengaruh suhu benda terhadap intensitas dan daya radiasi,
3. menjelaskan pergeseran Wien,
4. menentukan energi gelombang elektromagnetikberdasarkan teori kuantum planck.